Kalkulator Zakat Terpadu
Pilih jenis zakat untuk menghitung kewajiban & batas nisab
Ketentuan Nisab & Haul Menurut Syariat
Syarat Haul 1 Tahun
Harta simpanan, emas, perdagangan, saham, dan tabungan wajib dikeluarkan zakatnya setelah genap dimiliki selama satu tahun hijriyah (haul) dan bernilai di atas batas nisab.
Nisab Emas 85 Gram
Standar nisab zakat harta/simpanan merujuk pada harga 85 gram emas murni (Rp 215.317.070 setahun, atau Rp 17.943.089 per bulan untuk zakat profesi/penghasilan) dengan kadar 2,5%.
Nisab Hasil Pertanian
Hasil panen pertanian dikeluarkan zakatnya saat panen tiba dengan nisab setara 520 kg beras (Rp 8.320.000). Tarif zakat sebesar 5% jika memakai irigasi berbayar, atau 10% untuk tadah hujan.
Jenis-Jenis Zakat
Pahami pengertian dan ketentuan masing-masing jenis zakat untuk memastikan kewajiban syariah Anda tertunaikan dengan tepat.
Zakat Mal
Zakat atas harta kekayaan yang dimiliki dan telah memenuhi syarat nisab dan haul. Zakat mal meliputi berbagai bentuk harta seperti tabungan, investasi, dan aset bernilai lainnya yang berkembang.
Zakat Pertanian
Zakat yang dikenakan atas hasil pertanian seperti padi, jagung, gandum, dan hasil tanaman pangan lainnya. Dikeluarkan saat panen apabila hasilnya mencapai nisab, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan umat.
Zakat Perdagangan
Zakat atas harta usaha atau barang dagangan yang diperjualbelikan dengan tujuan memperoleh keuntungan. Zakat ini dikeluarkan setelah mencapai nisab dan haul sebagai upaya menyucikan harta usaha.
Zakat Emas, Perak dan Perhiasan
Zakat atas kepemilikan emas, perak, dan perhiasan yang disimpan atau digunakan sebagai aset simpanan. Dikeluarkan apabila jumlahnya telah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun.
Zakat Tambak
Zakat yang dikenakan atas hasil usaha tambak perikanan seperti ikan, udang, atau hasil budidaya air lainnya. Dikeluarkan dari keuntungan bersih sebagai bentuk tanggung jawab sosial pelaku usaha perikanan.
Zakat Saham
Zakat saham adalah zakat yang wajib ditunaikan atas kepemilikan saham apabila telah memenuhi nisab dan haul. Saham dipandang sebagai bagian dari harta kekayaan (zakat maal) yang memiliki nilai dan potensi keuntungan.
Zakat Peternakan
Zakat yang wajib dikeluarkan atas kepemilikan hewan ternak seperti sapi, kambing, dan unta yang dipelihara untuk tujuan usaha. Zakat ini dikeluarkan jika jumlah dan masa kepemilikan telah memenuhi syarat nisab dan haul.
Zakat Perusahaan
Zakat atas keuntungan perusahaan atau badan usaha yang dimiliki oleh individu maupun lembaga. Dikeluarkan dari laba bersih sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Zakat Properti
Zakat atas hasil pengelolaan aset properti seperti rumah kontrakan, kos, atau gedung sewaan. Zakat dikeluarkan dari pendapatan bersih yang diperoleh sesuai ketentuan zakat mal.
Zakat Pertambangan
Zakat atas hasil usaha pertambangan seperti mineral, logam, dan sumber daya alam lainnya. Zakat ini dikeluarkan dari hasil produksi sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Zakat Pendapatan Dan Jasa
Zakat atas pendapatan yang diperoleh dari jasa atau pekerjaan non-rutin, seperti honorarium, fee proyek, atau pendapatan freelance. Zakat dikeluarkan sebagai bentuk penyucian harta dan kepedulian sosial.
Zakat Profesi
Zakat penghasilan atau zakat profesi (al-mal al-mustafad) adalah zakat yang dikenakan pada setiap pekerjaan atau keahlian profesional tertentu, baik yang dilakukan sendirian maupun bersama dengan orang/lembaga lain, yang mendatangkan penghasilan (uang) halal yang memenuhi nisab (batas minimum untuk wajib zakat).